Bolagaul.com, Le Mans – Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, punya tiga pekerjaan rumah menjelang balapan MotoGP Prancis, di Le Mans, Minggu (21/5/2017). Ketiga PR tersebut harus segera dicari solusinya jika The Doctor ingin menjuarai MotoGP Prancis sekaligus memetik kemenangan perdana pada MotoGP 2017.

Problem pertama yang dihadapi Rossi adalah soal ban. Pebalap Italia tersebut sangat terganggu dengan selip ban saat akselerasi di MotoGP Jerez, Minggu (7/5/2017). Selip tersebut dialami Rossi saat menggunakan ban medium. Namun, dia mengakui mustahil menggunakan ban berkompon keras di Jerez.

Namun, segala upaya untuk mengurangi selip berakhir sia-sia, malah hasilnya lebih buruk. Rossi kesulitan saat mengerem, serta saat masuk tikungan. Selain itu, Valentino Rossi juga merasakan goyang di sisi sebelah kiri ban. Gara-gara problem tersebut, Rossi terpaksa memperlambat laju tiga detik per putaran, sehingga akhirnya finis di posisi ke-10.

Problem ban tersebut juga masih dialami Rossi pada sesi tes MotoGP Jerez, keesokan harinya atau pada Senin (8/5/2017). Rossi mengalami banyak masalah sehingga menyudahi sesi tes tersebut di posisi ke-21.

“Bagi saya secara umum, pekan ini sulit karena motor kami tak punya ikatan yang baik dengan ban. Itu masalah terbesar. Selain itu, hari ini kami memahami sesuatu. Tapi pada akhirnya feeling-nya tetap sama. Kami berharap pada balapan MotoGP Le Mans, motor bisa lebih bersahabat dengan motor,” tukas Rossi, setelah tes MotoGP Jerez, seperti dilansir Motorsport.

Valentino Rossi juga mengaku bingung karena Yamaha M1 kesulitan di kondisi grip rendah. Padahal pada tahun lalu dia malah tampil gemilang dengan kondisi serupa.

Sasis Baru dan Puasa Gelar

Masalah kedua yang dihadapi Rossi adalah sasis baru. Saat menjajal sasis baru pada tes MotoGP Jerez, pebalap yang identik dengan nomor 46 tersebut mengungkapkan ketidakpuasannya.

“Saya rasa kami mencoba sesuatu yang baru dalam setelan, tapi sayangnya tak bekerja dengan baik saat balapan. Hari ini, kami mencoba setelan yang lebih normal. Sayangnya setelan baru, juga sasis baru tak bekerja lebih baik,” keluh Valentino Rossi, seperti dilansir Crash.

Adapun masalah ketiga adalah puasa gelar yang cukup lama di Sirkuit Le Mans. Rossi tercatat sudah tiga kali menjuarai MotoGP Prancis. Namun, kemenangan terakhir The Doctor di Le Mans diukir pada 2008 atau sembilan tahun silam. Sebelumnya, dia juga juara di Le Mans pada 2002 dan 2005.

Valentino Rossi punya kans mengakhiri puas gelar di MotoGP Prancis asalkan Yamaha punya solusi tepat untuk mengatasi semua masalah yang membelit di MotoGP Jerez.

The Doctor saat ini masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2017, namun hanya unggul dua poin atas rekan setimnya, Maverick Vinales. Posisi ketiga ditempati pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang berselisih empat poin dari Rossi.

(sumber:bola.com)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.